Don’t cry mom…

Posted on July 16th, 2006 in Religion by albertsagala

Terinsipirasi oleh beban biaya sekolah, kuliah di bulan juli……
Seorang ibu memikul barang dagangannya di sebuah pelabuhan penyebrangan kapal. Kehidupan terlalu kejam bagi seorang ibu yang kita cintai untuk berjuang mencari nafkah bagi anak-anaknya. Setiap orang yang lalu lalang dia tawarkan barang dagangannya.
Kadang ibu ini akan kesal karena penumpang tak satupun mau membeli barang dagangnnya. Akh…kasihan sekali ibu kita ini. Engkau telah membawa beban yang begitu berat.
Cinta seorang ibu yang tulus untuk sibuah hati supaya bisa makan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ibu takkan terlalu berfikir untuk sekolah anaknya, maklum biaya sekolah sekarang selangit, jangankan untuk biaya sekolah untuk makan aja sudah susah.

Kehidupan memang tidak adil, dunia telah berlaku tidak adil kepada ibu kita. Hanya kita, anak-anak dari ibu kita, yang mampu memberikan keadilan, membuat ibu kita tersenyum. Untuk teman-teman semua, semoga di bulan juli ini kita semua mendukung ibu kita yang telah berjuang utnuk kita semua anak-anaknya. Biarlah kita menjadi satu titik cerah pengharapan bagi ibu kita, membahagiakannya. Jangan pernah menangis ibu….., I love u mom.

July..oh july….., why you are existed.

Manusia Indonesia Seutuhnya

Posted on July 5th, 2006 in indonesia by albertsagala

Menjadi manusia seutuhnya berarti menjadi manusia merdeka, bebas dari belenggu-belenggu dosa. Menjadi manusia seutuhnya berarti tidak ada lagi penghalang untuk mengemukakan pendapat. Bebas, bebas, bebas sebebasbebasnya. Namun manusia seutuhnya juga perlu juga SADAR bahwa kebebasan seseorang yang merdeka bukanlah berarti dia bebas dari dunia ini, ia ada di dunia ini untuk membebaskan dunia ini dari setiap ikatan dan belenggu.
Manusia Indonesia seutuhnya berarti adalah manusia yang taat Pancasila; Taat UUD 45; taat butir-butir pancasila. Adalah manusia yang punya IDENTITAS yang jelas.

Now, Do I have identity?

Naga

Semua punya Saham dalam pembangunan Negeri Ini

Posted on July 4th, 2006 in indonesia by albertsagala

Sejarah telah menunjukkan dengan jelas bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia terbentuk dari perbedaan Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan. NKRI terbentuk dari orang-orang yang menganut agama yang berbeda-beda. Agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, Aliran kepercayaan  ADALAH merupakan stake holder dari terbentuknya NKRI.

Dasar Negara Indonesia adalah Pancasila. Lambang Negara Indonedia adalah Garuda Pancasila, dan semboyan Indonesia adalah Bhineka Tunggal Ika. Itu semua menjadi IDENTITAS negara Indonesia.
Saat ini, merebak dari golongan-golongan tertentu yang ingin mengubah dasar negara Pancasila. Golongan yang baginya syirik jika kekuasaan tertinggi berada ditangan rakyat. Golongan yang ingin menjadikan NKRI menjadi satu warna, yang artinya perbedaan akan dihapus menjadi persamaan (satu warna).

Hai engkau ………, ingatlah bahwa sejarah mencatat bahwa SEMUA golongan memiliki saham dalam pembentukan negara ini.Jika engkau ingin mengubah Merah Putih dengan benderamu; Jika engkau ingin mengubah Pancasila dengan ……; jika engkau ingin mengubah Bhineka Tunggal Ika dengan "harus sama semua"–> Maka engkau menghapus nama Indonesia dari muka bumi ini.

Sekecil apapun saham yang kutanamkan bagi negeri Indonesia Tercinta, aku takkan pernah mau menjualnya padamu.

Pergilah engkau…………………….