Keluarga

Posted on June 23rd, 2007 in Uncategorized by albertsagala

Tak terbayangkan olehku kalau aku kalau aku terlahir ke dunia ini tanpa ada yang namanya keluarga.
Ada keluarga inti yang terdiri atas ayah,ibu, abang,kakak,adik. Ada keluarga pendukung yang terdiri atas uda dan keturunannya,tua dan keturunannnya,tulang dan keturunannya, dll. Maaf karena saya memakai istilah batak.
Namun yang menjadi concern saya kali ini adalah keluarga inti yang terdiri atas ayah, ibu, abang atau adik.
Saya mencintai mereka semua apa adanya, lobi hurang, saya tetap menyayangi mereka. Tak terbayangkan kalau ada kebencian antara anggota dalam keluarga ini. Wach itulah mungkin yang namanya neraka bagi ku.
Keluarga inti harus selalu diupayakan untuk menjadi sesuatu yang menyenangkan. Perselisihan itu biasa. Harus ada itikad yang baik untuk senantiasa hidup rukun. Dscn1311Sebagai anak kita harus menaruh hormat kepada orangtua kita.
I love u ALL.
Sebagai ungkapan terimakasih saya untuk keluarga inti saya, saya ingin membuatmu online :).
Dscn1243Dscn1344

Menjadi diri anda yang sebenarnya

Posted on June 23rd, 2007 in indonesia by albertsagala

Ada banyak orang tidak bisa maju-maju, tidak berkembang, tidak Dscn1379 karena orang tersebut tidak pernah menjadi dirinya yang sebenarnya. Ia lebih senang untuk menjadi orang lain.
Atau mungkin masih ada orang yang setelah menginjak usia 21 tahun masih mencari "jati diri".
Kadang, memang sulit untuk menjadi diri kita yang sebenarnya. Ketidaknyamanan menjadi diri sendiri berakibat kita menjadi pribadi yang aneh.
Seorang mahasiswa, misalnya saja, adalah mustinya banyak belajar, banyak baca buku, haus akan ilmu. Tapi anehnya kok malah banyak mahasiswa yang tidak suka membaca buku, malas datang kuliah. Sukanya malah nongkrong, ngobrol2 seperti Ibu Ibu yang tidak punya pekerjaan (maaf untuk kaum ibu-ibu yang suka sekali "ngerumpi" tidak jelas).

Dscn0580Atau seorang dosen yang semestinya sibuk untuk memberikan perkuliahan, memeriksa hasil ujian, upgrade ilmu yang dia miliki malah menghabiskan waktu yang banyak untuk berbisnis, berproyek. Akibatnya sang dosen jarang masuk kuliah. Untuk kasus ini maka teman-teman yang kuliah di Pulau Jawa sana pasti sering mengalaminya. Pasti pernah dalam satu semester dosen hanya masuk dua kali, yaitu waktu kuliah perdana dan Ujian akhir semester.

Berikut beberapa contoh yang seharusnya dimiliki oleh:
dosen: memberikan kuliah, pengabdian masyarakat
mahasiswa: belajar, mengembangkan soft skill, mengerjakan tugas-tugas (PR)
petani: menyiapkan lahan, menyemai, memupuk, memanen,menjual, etc
anggota dpr: buka mata, telinga, hati untuk kondisi rakyat. Bukan malah sibuk memikirkan agar tunjangan naik
polisi: menindak yang melanggar hukum bukan malah menjadi teman yang melanggar hukum
……………
…………..

Yang lagi belajar untuk menjadi diri saya yang sebenarnya.Image_00122